Mulai dari pos ini, jalan terus menanjak, belum di aspal dan hanya kerikil. Tanjakannya sangat curam dan menantang. Ada sekitar 10 (sepuluh !) tanjakan patah dengan sudut tanjakan 60 derajat sekaligus dengan belokan 180 derajat berkelok-kelok terus seakan jalan dirancang untuk memanjat tebing tegak yang dipangkas untuk jalan sekena-nya , merambat seperti ular sampai kepuncak gunung. Jurang di bawah menganga dengan kedalaman ratusan meter. Ketinggian disini 1700 meter dari permukaan laut. Begitu patahnya tikungan dan jalan licin berkerikil kecepatan nyaris harus diturunkan ke 0 km/hr, ganti persenelling ke satu, berbelok tajam dan secepat kilat gas harus diangkat ke posisi maksimum dan posisi kopling diatur sedemikian rupa agar tenaga cukup untuk menggerakkan motor dan muatannya ke atas tetapi traksi-nya tidak terlalu besar agar roda tidak berputar ditempat. Terlambat dalam waktu, motor akan kehilangan tenaga atau sebaliknya terlampau besar traksi , dua-duanya bisa mengakibatkan motor merosot kebelakang .